Selamat datang di Handa Education, silakan pilih mata pelajaran yang kamu senangi

Perubahan Sosial - Materi Antropologi SMA Kelas XII Semester 1

 

1. Pengertian Perubahan Sosial Menurut Para Ahli

A. Menurut Selo Soemardjan (Sekanto, 2006 : 263)

Perubahan Sosial merupakan perubahan-perubahan yang terjadi pada lembaga-lembaga kemasyarakatan salam suatu masyarakat yang memengaruhi sistem sosialnya termasuk nilai, sikap-sikap sosial, dan pola perilaku diantara kelompok-kelompok masyarakat.

 B. Menurut Moore (Narwoko dan Suyanto, 2004 : 362)

Perubahan sosial merupakan suatu perubahan penting dalam struktur sosial berupa pola-pola perilaku dan sistem interaksi sosial, termasuk di dalamnya perubahan norma, nilai, dan fenomena budaya.

C. Menurut Gillin Gillin (Suratman, 2013 : 112)

Mengatakan bahwa perubahan perubahan sosial untuk suatu variasi dari cara hidup yang lebih diterima yang disebabkan baik karena perubahan kondisi geografis, kebudayaan materil, kompetisi penduduk ideologi mau-pun karena adanya difusi atau-pun perubahan-perubahan baru dalam masyarakat tersebut.

D. Menurut Herper (1989)

Perubahan sosial merupakan pergantian (perubahan) yang signifikat mengenai struktur sosial dalam kurun waktu tertentu


 2. Teori Perubahan Sosial


A. Teori Perubahan Sosial Evolusi 

 

      Teori ini didasarkan pada sifat-sifat manusia yang selalu berkembang
Jenis-jenis teori evolusi :  


- Teori Evolusi Unilinear

   Manusia, masyarakat, dan kebudayaan mengalami perubahan sesuai dengan tahapan-tahapan tertentu dan tahap sederhana mencapai tahap yang kompleks dan pada akhirnya mencapai tahap kesempurnaan.
Pelopor : Auguste Comte, Herbert Spencer

- Teori Evolusi Lingkaran

   Masyarakat dan kebudayaan mengalami tahap-tahap perkembangan seperti bentuk lingkaran (cyrcle)
   Masyarakat dan kebudayaan berkembang melalui tahp-tahap yang masing-masing berdasarkan pada sistem kebenaran 3 tahap. Tahap kepercayaan, indera manusia, dan kebenaran.
Pelopor : Pitirim A Sorokin, Vilfredo Pareto

- Teori Evolusi Umum

   Menyatakan bahwa "Perkembangan masyarakat dan kebudayaan tidak harus melalui tahapan-tahapan tertentu karena kebudayaan manusia telah mengikuti garis evolusi tertentu -Herbert Spencer
   Masyarakat merupakan hasil perkembangan kelompok Homogen (sejenis) ke kelompok Heterogen (berbeda)

- Teori Evolusi Multilinear (L.H Morgan)

   Perkembangan masyarakat dan kebudayaan tidak selamanya menurut tahapan-tahapan tertentu, tidak selamanya mengalami perkembangan yang sama.
   Menekankan kepada penelitian-penelitian terhadap tahap-tahap perkembangan yang tertentu dalam evolusi masyarakat.

 - Tahap-tahap Evolusi Multilinear

     Tahap 1 > Kehidupan manusia baru dalam tahap berburu, meramu, mencari ubi-ubian sebagai makanannya (food gathering) 
     Tahap 2 > Berburu dan menangkap ikan di sungai
     Tahap 3 > Berburu dengan menggunakan alat yang lebih baik (panah)
     Tahap 4 > Hidup menetap, dengan bercocok tanam dan beternak, terutama babi dan anjing
     Tahap 5 > Bercocok tanam dengan telah mengenal cara membuat alat-alat dari logam karena mereka sudah mengenal api
     Tahap 6 > Membuat barang-barang dari logam dan telah mengenal tulisan (proto sejarah)
     Tahap 7 > Tahap peradaban purba
     Tahap 8 > Tahap peradaban masa kini (zaman modern) dimulai pada pemerintahan Hindia Belanda (1800) sampai Indonesia merdeka (1945)

B. Teori Perubahan Sosial Siklus

      Menurut teori ini perkembangan masyarakat sama seperti makhluk hidup
Kelahiran >> Pertumbuhan >> Kematian
Tokoh : Oswald Spengler

      > Masyarakat mengalami empat tahapan seperti manusia
Anak-anak >> Remaja >> Dewasa >> Tua
      > Peradaban besar akan mengalami proses
Kelahiran  >> Pertumbuhan >> Keruntuhan 
Contohnya kerajaan

C. Teori Arnold Toynbee

      Peradaban besar berada dalam siklus kelahiran, pertumbuhan, dan keruntuhan dan akhirnya kematian.

D. Teori Perubahan Sosial Konflik

      Perubahan masyarakat berdasarkan pada unsur paksaan anggota yang satu dengan yang lain
Tokoh :
      Karl Max
Setiap perubahan sosial berdasarkan pada proses produksi
      Max Weber
Sistem gagasan, kepercayaan dan wawasan lah yang menjadi penyebab perubahan sosial dalam masyarakat.

Menulis Surat Lamaran Pekerjaan - Materi Bahasa Indonesia SMA Kelas XII Semester 1



Surat lamaran kerja sangat penting bagi kita ketika ingin melamar pekerjaan, maka dari itu surat lamaran kerja tersebut harus diperhatikan detail-nya agar menjadi nilai tambahan ketika kita melamar pekerjaan.

Di bawah ini adalah contoh surat lamaran kerja yang baik dan benar.

Bandung, 1 November 2017
Lampiran : Delapan Lembar
Perihal     : Permohonan menjadi karyawan

Yth. Manajer PT Kencana Sakti
Jalan Cihampelas No 79
Bandung

Dengan hormat,
   Berdasarkan iklan lowongan pekerjaan dimuat di harian Bandung Pos tanggal 27 Oktober 2017, PT Kencana Sakti membutuhkan lima orang karyawan dalam bidang pemasaran. Sesuai dengan bidang pekerjaan tersebut dengan ini saya,

nama : Phia Phalen
tempat tanggal lahir : Sidoarjo, 27 Februari 1990
pendidikan terakhir : SMA
alamat : Jalan Ciroyom 19, Bandung

Mengajukan permohonan untuk menjadi karyawan bidang pemasaran. Ada-pun kualifikasi yang saya miliki sesuai dengan syarat-syarat yang telah di tentukan. Sebagai pertimbangan bersama ini saya lampirkan berkas-berkas sebagai berikut :

1. Fotokopi ijazah
2. Fotokopi sertifikat kursus komputer
3. Fotokopi Kartu Tanda Penduduk
4. Surat keterangan catatan kepolisian
5. Surat keterangan pengalaman kerja
6. Foto hitam putih ukuran 3x4 cm dua lembar
7. Fotokopi kartu kuning dari Depnakertrans

Demikian surat lamaran ini saya ajukan. Atas perhatian Bapak/Ibu saya mengucapkan terima kasih.

Tanda tangan


Phia Phalen

Kenapa saya katakan benar? Karena beberapa faktor di bawah ini :

1. Penulisan EBI yang benar.
2. Tanda baca yang benar.
3. Menggunakan kata-kata yang baku. 
4. Menyertakan lampiran, perihal/hal, beserta alamat.
5. Mengandung 3 isi surat (Pembuka, isi, dan penutup)
6. Mengandung bagian-bagian surat lamaran pekerjaan

Apa yang harus di hindari dalam menulis surat lamaran kerja?

1. Penulisan EBI yang tidak benar
    contoh : 
  • "Dengan Hormat" yang seharusnya menjadi "Dengan hormat," gunakan huruf latin atau kecil dalam kata 'hormat'
  • "Jl" yang seharusnya menjadi "Jalan" jangan mempersingkat kalimat tersebut, gunakanlah sebagaimana mestinya
  • "8 Lembar" yang seharusnya menjadi "Delapan lembar" karena jika ingin menggunakan angka satuan (1-9) di luar dari alamat, maka sebaiknya angka tersebut diganti menggunakan huruf  
2. Penulisan tanda baca yang tidak benar
    contoh :
  • "Dengan hormat" seharusnya menjadi "Dengan hormat," gunakan tanda baca koma (,) pada kalimat ini
  • "Yth" seharusnya menjadi "Yth." gunakan tanda baca titik (.) pada kalimat tersebut.
  • "PT. Kencana Sakti" seharusnya menjadi "PT Kencana Sakti" perlu dipahami bahwa tidak perlu menggunakan titik (.) setelah kata PT  
3. Menggunakan kata tidak baku
4. Tidak mengandung isi, atau-pun bagian-bagian dari surat lamaran pekerjaan

Kurang lebih itulah yang dapat saya sampaikan untuk materi "Surat Lamaran Pekerjaan"

Copyright © 2013 Handa Education and Blogger Themes.